Welcome!

Program Bayi Tabung untuk Ibu

November 22nd, 2013

Program Bayi Tabung – 5 Tahun Menanti Sang Buah Hati

Menus Soedibyo (49) harus berjuang mendapatkan bayi selama tujuh tahun. Perempuan yang kini telah dikaruniai sepasang anak kembar. Menus bercerita, ia memutuskan untuk mengikuti program reproduksi dan program bayi tabung dengan teknologi berbantu setahun setelah pernikahannya di tahun 1991.

bayi tabung
Awalnya, Menus melakukan upaya inseminasi, yaitu teknologi yang prinsipnya memilih sel sperma yang terbaik dari suami yang sebelumnya diproses di laboratorium. Kemudian sperma tersebut dibantu untuk masuk ke dalam saluran vagina istri agar lebih mudah mencapai sel telur.
Sayangnya, tidak berhasil walaupun diulangi beberapa kali. Ia kemudian mencoba bayi tabung. Menurut Ivan Sini, dokter spesialis kebidanan dari RS Bunda, bayi tabung memang memiliki tingkat keberhasilan paling besar daripada program reproduksi dengan teknologi berbantu lainnya.
Menjalani program tersebut ternyata tidak semudah yang diperkirakan Menus sebelumnya. Selama berminggu-minggu, Menus harus menetap di Singapura, artinya dia harus terpisah dengan suaminya yang dinas di Indonesia. Ditambah lagi, program tersebut menuntut Menus untuk tetap sehat dan berkali-kali disuntik hormon guna membuat tubuhnya subur. ia berhasil hamil, tapi sayangnya ia kemudian mengalami kegugguran.
Ia tidak putus asa, Menus masih ingin mencoba, dia memberi jeda satu tahun pasca-keguguran demi memulihkan kondisi tubuhnya. Meskipun menurut dokter, seorang wanita bisa kembali menjalani program bayi tabung lagi setelah enam bulan pasca-keguguran. Namun sayang bayi tabung kedua, ketiga, keempat, dan kelima, juga gagal.
Menus yang saat itu berdinas di Tokyo, Jepang, pun memeriksakan kesehatan reproduksinya di sana. Sama seperti pendapat dokter-dokter sebelumnya, sebenarnya Menus 99 persen normal, hanya hormon progresteronnya kurang, makanya agak sulit untuk hamil.
Gagal lima kali di Singapura tidak membuat Menus patah semangat. Saat kembali ke Tanah Air, wanita berambut panjang itu pun mencoba program bayi tabung lagi di Morula IVF Indonesia.
Pelayanan di RS Bunda tidak berbeda dengan yang dia dapat di Singapura. Kali ini ia juga berharap, usahanya kali ini bisa memberikan hasil yang sudah didambanya sejak lama, menimang buah hati.
Tak disangka, prosesnya berjalan cukup lancar, dari 22 sel telur yang diambil dari tubuhnya, 12 di antaranya menghasilkan embrio dengan kualitas grade 1. Namun, akhirnya dokter hanya menggunakan tiga embrio untuk ditanamkan ke rahim Menus.
Pengalaman lima kali keguguran membuat Menus sungguh-sungguh menjaga kehamilannya. Dia sampai berhenti kerja selama hamil, dan benar-benar menjaga asupan makanannya.
Di usia kehamilan lima bulan, Menus sempat merasakan kontraksi. Selanjutnya dia tahu, dari tiga embrio yang ditanam, hanya dua yang bisa berkembang. Menus ikhlas dan berharap dua janinnya bisa dia lahirkan dengan baik.
Tepat di usia kehamilan 30 minggu, cairan plasenta Menus dinyatakan sudah cukup menipis, khususnya pada salah satu janin yang berjenis kelamin laki-laki. Dokter meminta Menus untuk segera melakukan persalinan, tetapi karena ingin menyesuaikan tanggal kelahiran anak dengan tanggal perkawinannya, dia memutuskan untuk menunda beberapa hari lagi.
Memiliki bayi kembar Mahaputeri dan Mahaputera yang sehat-sehat merupakan kebahagiaan tak terhingga bagi Menus.

 

Sehat Dengan Mendengarkan Musik

July 29th, 2013

mendengarkan musik

Musik sering disebut sebagai teman hidup manusia. Banyak sekali jenis musik yang bisa didengarkan, pop, rock, klasik, semua bisa disesuaikan dengan selera pendengarnya masing-masing. Dalam setiap suasana, mendengarkan musik sesuai selera dapat memberikan efek tersendiri bagi pendengarnya.

Tahukah Anda bahwa mendengarkan musik memberi banyak dampak positif bagi kesehatan Anda.

1. Memperbaiki suasana hati
Mendengarkan musik dipercaya dapat memperbaiki suasana hati seseorang. Ketika sedih, kesal, gelisah, lelah cobalah dengarkan musik kesukaan Anda. Berdasarkan penelitian, mendengarkan musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin yang membuat perasaan menjadi senang, sehingga suasana hati pun membaik. Ketika tegang dalam persiapan menghadapi presentasi atau hal lain yang Anda takutkan, musik dapat membantu membuat pikiran lebih relaks, sehingga membuat Anda lebih santai.

2. Menambah fokus dalam pekerjaan
Bagi sebagian orang, mendengarkan musik saat bekerja dapat menambah fokus kerjanya, sehingga produktifitasnya lebih tinggi. Namun hal ini belum tentu berlaku bagi semua orang. Maka sesuaikanlah sendiri dengan kondisi Anda masing-masing, jika fokus Anda tidak terganggu dengan mendengarkan musik, silakan dengarkan. Jangan lupa untuk menjaga volume suara musik agar tidak mengganggu rekan kerja Anda.

3. Membantu proses perawatan pasien
Penelitian menunjukkan bahwa jenis musik tertentu dapat meningkatkan kualitas hidup seorang penderita penyakit jangka panjang seperti jantung, kanker, dan pernapasan. Musik klasik bisa menjadi pilihan tepat, karena musik bertempo ringan ini akan memberi efek menenangkan pada pendengarnya.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh
Cepat lelah ketika berolahraga? Cobalah berolahraga sambil mendengarkan musik. Pilih musik dengan tempo yang sesuai dengan olahraga yang Anda lakukan, maka daya tahan tubuh Anda akan bertambah sekitar 15 persen dan juga energi akan bertambah sekitar 1-2 persen. Musik dengan tempo cepat akan membantu menambah semangat dan stamina Anda dalam menjalani kegiatan-kegiatan Anda.

Maka, sempatkanlah mendengarkan musik di sela-sela kegiatan Anda. Karena selain dapat memperbaiki suasana hati Anda, musik juga ternyata bisa memberikan kesehatan pada tubuh Anda.