Home / Kanker Serviks / Berikut Ini Manfaatnya Jika Rutin Pemeriksaan Pap Smear

Berikut Ini Manfaatnya Jika Rutin Pemeriksaan Pap Smear

manfaat-rutin-melakukan-pap-smear

Ada beberapa jenis penyakit berbahaya dan mematikan yang menyerang kaum wanita. Di Indonesia sendiri, angka kematian akibat penyakit-penyakit berbahaya ini terus meningkat setiap tahunnya. Beberapa jenis penyakit membahayakan dan mengancam nyawa wanita di antaranya adalah stroke, jantung dan kanker leher rahim (kanker serviks).

Di antara tiga penyakit tersebut, kanker serviks merupakan penyakit yang duduk di peringkat pertama yang menjadi penyebab kematian pada wanita di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya sekitar 20.000 kasus baru kanker serviks yang ditemukan di Indonesia setiap tahunnya. Angka tersebut telah dicatat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Selain itu, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI tahun 2015 juga menyebutkan bahwa kanker serviks menempati urutan prevalensi teratas penyakit kanker di Indonesia.

Kanker serviks merupakan jenis penyakit pada wanita yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang bersifat onkogenik (menyebabkan kanker). Human Papilloma Virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia.

Andriana Kumala Dewi, Sp.OG, dari Bethsaida Hospitals, mengatakan bahwa penularan infeksi HPV biasanya terjadi melalui kontak seksual (genital-genital, anal-genital, oral-genital, manual-genital) dengan laki-laki atau pun perempuan.

“Selain infeksi HPV ada pula faktor-faktor resiko lainnya yang terlibat dalam proses karsinogenik (perkembangan menjadi kanker). faktor-faktor ini diantaranya adalah faktor genetik atau keturunan, status imunologi seseorang, seksual behaviour, multiple partner dan usia yang masih sangat muda saat mulai melakukan hubungan seksual,” ungkap dr. Andriana di rumah sakit Bethsaida Serpong Tangerang beberapa hari yang lalu.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan kanker serviks dapat dicegah dengan dua cara, yaitu pencegahan primer melalui vaksinasi dan pencegahan sekunder melalui skrining berkala berupa pap smear dan IVA. Vaksin HPV ini dianjurkan diberikan pada anak usia remaja sebelum mereka melakukan hubungan seksual. “Vaksinasi yang diberikan secara dini (usia 11 – 13 tahun) dapat mencegah infeksi inisial sehingga diharapkan kanker serviks dapat dicegah,” tambahnya.

Pap smear merupakan pemeriksaan sederhana yang dapat mengenali kelainan pada serviks. Dengan rutin melakukan pap smear, kelainan pada serviks akan semakin cepat diketahui sehingga dapat segera diberikan pengobatan semakin baik.

“Pemeriksaan secara berkala ini direkomendasikan untuk semua wanita yang telah melakukan hubungan seksual setidaknya setiap 3 tahun sekali,” tutup dr. Andriana

Nah, setelah mengetahui pentingnya melakukanpap smear secara rutin diharapkan Anda dapat melakukan pemeriksaan ini secara rutin. Dari beberapa survei, kaum wanita cenderung enggan melakukannya dengan berbagai alasan apalagi wanita yang kurang mendapatkan edukasi tentang bahaya kanker serviks.

Selain itu, Anda juga diharapkan merubah kebiasaan yang dapat meningkatkan resiko tertularnya kanker serviks. Diantaranya pemakaian toilet umum yang kurang bersih, dan lain sebagainya. Anda juga bisa menggunakan produk unggulan dari Boyke &Co yaitu Tissue Double Majakani yang bisa Anda dapatkan di Cahayaherbalindo.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *