Home / Kanker Serviks / Virus HPV Penyebab Kanker Serviks

Virus HPV Penyebab Kanker Serviks

virus-HPV-kanker-serviks

Virus HPV Penyebab Kanker Serviks Pada Wanita

Virus HPV (Human Papilloma Virus) adalah virus yang berbasis DNA dan stabil secara genetis. Stabilitas genetik ini berarti infeksi akibat virus dapat dicegah melalui vaksinasi dalam jangka waktu yang panjang.

Setiap wanita beresiko terkena infeksi virus HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks. Virus HPV dapat dengan mudah ditularkan melalui aktivitas seksual, meski demikian perpindahan virus tidak tergantung dari adanya penetrasi namun melalui sentuhan kulit diarea genital tersebut.

Kutil kelamin biasanya muncul sekitar beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah terinfeksi HPV. Kutil dapat kelihatan seperti benjolan kecil, kadang bisa lebih penuh dengan daging dan kelihatan seperti kembang kol. Jenis HPV yang menyebabkan kutil kelamin tidak sama dengan jenis virus HPV yang menyebabkan kanker, tetapi jika seseorang mempunyai kutil kelamin kemungkinan juga terinfeksi jenis HPV yang menyebabkan kanker.

Artikel terkait : Tanda-tanda Kanker Serviks

Virus HPV merupakan salah satu faktor penyebab kanker serviks. Seorang wanita yang suka berganti-ganti pasangan memiliki resiko yang lebih tinggi terkena kanker serviks, karena semakin banyak bakteri baru yang masuk kedalam vagina.

Apakah Infeksi Virus HPV Penyebab Kanker Serviks Bisa Dicegah ?

Tidak mudah untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus HPV. Orang yang tidak menunjukkan tanda atau gejala infeksi HPV tetap dapat menularkan virus ini. Pemakaian kondom saat melakukan hubungan intim juga tidak dapat mencegah sepenuhnya dari penularan virus HPV, karena virus dapat menular dari kulit yang tidak ikut dilindungi oleh kondom.

Wanita yang terinveksi virus HPV sebaiknya melakukan test pap smear secara berkala untuk mengetahui keadaan serviksnya untuk mencari sel yang abnormal, maka sel tersebut akan dibuang untuk mencegah supaya tidak menjadi kanker serviks. Tetapi virus HPV sendiri saat ini belum bisa diobati, anda hanya bisa mengkontrol perkembangan virus HPV tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *